Tim Media Center Kota Pariaman

Tim Media Center Kota Pariaman
Tim Media Center Kota Pariaman

Rabu, 01 Desember 2010

Kota Pariaman canangkan Gerakan Perempuan Tanam 2010

Pariaman, 1 Desember 2010

Kota Pariaman canangkan Gerakan Perempuan Tanam Dan Pelihara 2010, Rabu (1/12) yang diselenggarakan di Pantai Kata Karan Aur Pariaman.
Kegiatan ini merupakan Gerakan Pencanangan Gerakan Perempuan Tanam Dan Pelihara tahun 2010 Tingkat Provinsi Sumbar yang dipusatkan di Kota Pariaman.
“Sebagai wujud kepedulian kita mngurangi ancaman bahaya pemasan global dengan memperbaiki kerusakan lingkungan dan untuk mencapai pembangunan yang bersih,” ungkap Wakil Walikota Helmi Darlis dalam sambutannya.
Selain itu katanya, Peringatan gerakan ini mengambil tema “Penyelamatan Hutan Pantai dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir”, sesuai dengan pemilihan lokasi penanaman yang bertujuan menyelamatkan hutan pantai, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara ekonomis, mengurangi dampak instruksi dan abrasi pantai, menjadikan pantai sebagai alternative tujuan wisata, dan menjadikan pantai dan pesisir sebagai media pembelajaran, pendidikan dan penelitian.
Jumlah pohon yang di tanam sebanyak 100 pohon jenis pohon ketaping.

Selasa, 30 November 2010

Pokjanal DBD Tingkat Kecamatan

Pariaman, 30 November 2010

Selasa (30/11), Dinas Kesehatan Kota Pariaman melaksanakan pertemuan Pokjanal DBD tingkat kecamatan di Kantor Kecamatan Pariaman Tengah.
Pokjanal DBD merupakan kelompok kerja operasional penanggulangan DBD (Demam Berdarah Dengue) yang nantinya secara bersama-sama dengan masyarakat mengurangi kesakitan DBD yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti.
“Pertemuan ini sekaligus memberikan kesadaran kepada masyarakat melalui Pokjanal akan bahaya DBD yang dapat mematikan siapa saja, dan mengingatkan bahwa Kota Pariaman peringkat 3 di Sumbar pada kasus demam berdarah,” ungkap Dr. Anung Respati M.KM selaku panitia.
“Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pariaman dan masyarakat harus konsen untuk terus menggugah partisipasi masyarakat secara bersama-sama mengurangi resiko DBD,” tegasnya.
“DBD jangan dianggap enteng, saat ini belum ada obat, bagi masyrakat yang merasakan gejalanya segera kunjungi puskesmas terdekat,” imbuhnya.

PARIAMAN MERAIH EMPAT TROPHI

Pariaman, 30 November 2010
Kota Pariaman meraih empat trophi dari lima cabang perlombaan dalam ajang Lomba Kreatifitas Remaja Dan Saka Kencana Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Keempat trophi tersebut diantaranya juara II lomba Yel-yel dan Lawak, peringkat III lomba Tapak Perkemahan, harapan I Lomba Konseling, harapan II lomba Pidato.
Lomba Kreatifitas Remaja Dan Saka Kencana Tingkat Provinsi Sumatera Barat diadakan setiap tahunnya oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. Lomba tahun ini dilaksanakan pada tanggal 25 sampai 28 November 2010 di dermaga wisata Danau Singkarak Kabupaten Solok diikuti oleh 14 Kota Kabupaten Sumatera Barat.
“Dalam lomba ini Kota Pariaman mengutus 16 orang pelajar terdiri dari 8 orang pelajar pria dan 8 orang pelajar wanita, Ke 16 pelajar ini merupakan pelajar berprestasi disekolah mereka masing-masing,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana (BP2KB) Kota Pariaman Bahari saat ditemui di kantornya.
Kegiatan ini bertujuan untuk membina dan meningkatkan kreatifitas remaja agar bisa mengembangka bakat, sehingga mereka terhindar dari hal-hal yang negatif.
Hal ini juga senada dengan yang disampaikan oleh Bahari, bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kreatifitas remaja agar mereka terhindar dari hal-hal negatif seperti NAPZA ( Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif ) dan HIV AID serta memberikan pengetahuan tentang bahaya dari hal-hal negatif tersebut.
Bahari juga menambahkan nantinya wakil dari Kota Pariaman ini bisa memberikan pengetahuan kepada teman-temannya tentang bahaya dari NAPZA dan HIV AIDS serta juga sebagai contoh bagi teman-temannya disekolah untuk menciptakan dan meningkatkan kreatifitas-kreatifitas agar bisa berprestasi di kemudian hari.

Senin, 29 November 2010

PELATIHAN KEPEMIMPINAN ORGANISASI PEREMPUAN KOTA PARIAMAN

Pemerintah Kota Pariaman melalui Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana (BP2KB) Kota Pariaman mengadakan pelatihan kepemimpinan organisasi perempuan di Kota Pariaman. Pelatihan diadakan di Hotel Nan Tongga Kota Pariaman yang diikuti oleh 30 ketua organisasi perempuan se-Kota Pariaman.
Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 25 s/d 27 November 2010 di Hotel Nan Tongga dan ditutup dengan melakukan studi koperatif ke luar kota.
Pelatihan ini membahas berbagai polemik yang selama ini terjadi didalam organisasi, bagaimana memecahkan masalah-masalah yang terjadi di organisasi dan bagaimana pimpinan organisasi menata suatu organisasi dengan baik .
Ditanya tentang tujuan pelatihan ini, kepala BP2KB Bahari mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mengupayakan agar pengurus organisasi perempuan dapat memahami ilmu kepemimpinan demi terwujudnya kemandirian organisasi.
Bahari juga menambahkan bahwa melalui palatihan ini diharapkan peserta sedikit banyak mendapatkan pemahaman untuk memimpin organisasi, sehingga organisasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan tujuannya dan mewujudkan kemandirian organisasi serta terjalinnya hubungan yang lebih baik antara sesama organisasi wanita yang ada di Kota Pariaman.

(kominfo_newsroom/sepdi)

Selasa, 23 November 2010

Pelatihan Guna Perkembangan Kelurahan Dan Desa

Pariaman, 23 November 2010

Pelatihan yang diadakan Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa (BPM Pem Des) Kota Pariaman, Senin (22-23/11) diikuti oleh aparat pelaksana desa dan kelurahan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) bertempat di Gedung Pertemuan Pondok Indah Kota Pariaman.
Dalam sambutan Walikota Pariaman disampaikan Kepala BPM Pem Des Khaidir, S.SoS, MM, pelatihan pengisian dan pelaporan monitoring tingkat desa dan kelurahan merupakan program nasional dan juga merupakan realisasi kebijakan pemerintah dalam rangka mengetahui gambaran potensi dan tingkat perkembangan desa dan kelurahan yang akurat, integral, dan komprehensif, sehingga dapat kita gunakan guna mendorong perkembangan dalam mencapai swasembada desa dan kelurahan.
“Pelatihan ini juga merupakan kesempatan bagi peserta untuk meningkatkan dan mengembangkan kapasitas diri (capacity building) dalam melaksanakan tugas,”ungkapnya.
Disela kegiatan Khaidir, S.Sos, MM menjelaskan, pelatiahan ini nantinya memberikan pengetahuan peserta dalam menyusun dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan mengenai gambaran menyeluruh tentang karakter desa dan kelurahan meliputi data dasar keluarga, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan, sarana dan prasarana, serta kemajuan dan permasalahan desa dan kelurahan.

Kamis, 18 November 2010

PENILAIAN WTN 2010 KOTA PARIAMAN

Penilaian lapangan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2010 di Kota Pariaman dilakukan hari ini, Kamis (18/11). Penilaian dilakukan oleh tim penilai dari Ditjen Perhubungan Darat yang diketuai oleh Purwatiningsih.
Piala WTN merupakan penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Daerah sebagai perwujudan pembinaan Pemerintah dalam menata transportasi perkotaan secara berkelanjutan yang berbasis kepentingan masyarakat dan lingkungan.
Lomba WTN ini telah dimulai sejak tahun 1992 sampai sekarang, tetapi pada tahun 1998 dan 1999 sempat terhenti karena adanya krisis moneter.
“ Untuk Kota Pariaman, lomba ini telah diikuti sejak Kota Pariaman berdiri yaitu tahun 2003,” Kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Kota Pariaman, Tundra Laksamana.
Penilaian lapangan WTN merupakan pengamatan kondisi lapangan meliputi sarana dan prasarana, lalu lintas, serta pelayanan kepada masyarkat seperti kelayakan jalan, angkutan umum, pelayanan pengujian kendaraan bermotor, pajak, STNK, SIM, Asuransi Kecelakaan, dan izin Angkutan.
“penilaian kita lakukan untuk melihat sejauh mana pemerintah daerah mengatur sistem transportasi darat di daerahnya masing-masing”, kata Purwatiningsih.
“Penilaian ini juga sebagai bahan evaluasi, untuk meningkatkan pelayanan terhadap transportasi angkutan darat,” tambahnya

(Kominfo_newsroom/sepdi)

Senin, 15 November 2010

PENGGUNA KB DI KOTA PARIAMAN MENINGKAT

Pariaman, 15 November 2010
Penyuluhan penggunaan program Keluarga Berencana (KB) di Kota Pariaman mulai menunjukan keberhasilan. Ini terlihat dari meningkatnya jumlah aseptor (pengguna) KB di Kota Pariaman selama tahun 2010.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana (BP2KB) hingga bulan September, sudah tercatat sebanyak 801 wanita dan 320 pria yang menggunakan KB. Dari 801 kaum ibu-ibu pengguna KB sebagian besar menggunakan suntik, yaitu sebanyak 439 orang, sementara Pil KB 122, IUD 117, Implan 107 dan MOW sebanyak 16 orang. Sementara untuk kaum bapak pengguna KB 320 orang, yang didominasi oleh pengguna kondom sebanyak 313 orang, sementara Kontap (Kontrasepsi mantap) hanya 7 orang.
Dalam memberikan penyuluhan ke masyarakat kami tidak ada menemui kendala yang berarti, pada umumnya ibu-ibu maupun bapak-bapak di Kota Pariaman ini menerima dengan baik progam KB yang dicanangkan Pemerintah, ini terlihat dengan meningkatnya jumlah pengguna KB di Kota Pariaman pada tahun ini, kata Kepala BP2KB, Bahari.
Ditambahkannya bahwa dalam mengenalkan dan mensosialisasikan program KB di Kota Pariaman kami telah menurunkan kader ke jorong-jorong atau dusun sampai ke kecamatan.
Bahari juga menjelaskan bahwa program KB bukan bertujuan untuk mencegah angka kelahiran anak, tapi untuk menunda atau menekan angka kelahiran anak.
Dengan adanya keluarga berencana ini, diharapkan nantinya keluarga tersebut dapat menjadi keluraga yang terencana baik dari segi ekonomi maupun jumlah anak, untuk menuju kelurga yang harmonis dan sejahtera, tambahnya

(Kominfo_newsroom/sepdi)