SD 18 Pasir Pauh, Kecematan Pariaman Tengah Kota Pariaman, merupakan SD yang mewakili dari 71 SD dikota pariaman untuk mendapatkan penilaian PMT-AS dari tim penilai dari Propinsi Sumatera Barat.
Penilaian dilakukan pada tanggal 29 Oktober 2010, tim penilai terdiri dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dan tim PKK Sumatera Barat.
“Kita melakukan penilaian dari dari tiga aspek, gizi makanan, peranan sekolah, dan cara pengolahan masakan”,kata Rusdian,Sos tim penilai dari Pemberdyaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat
“Dan bagi sekolah yang juara akan kita berikan penghargaan “ tambahnya
PMT-AS telah dilaksanakan sejak Orde Baru, dan sampai sekarang masih tetap dilaksanakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan gizi guna ikut mencerdaskan kehidupan bangsa”.
Acara ini dihadiri langsung oleh Walikota Pariaman, dalam kesempatannya Walikota Pariaman mengatakan bahwa pemerintah Kota Pariaman setiap tahunnya selalu menyediakan dana untuk kegiatan PMT-AS, bahkan setiap tahun kegiatan ini selalu ditingkatkan, ujarnya.
Tim Media Center Kota Pariaman
Tim Media Center Kota Pariaman
Senin, 01 November 2010
Jumat, 29 Oktober 2010
PARIAMAN FOR THE POEPLE
Pariaman , 24 Oktober 2010
Pariaman for the people, itulah yang disampaikan Walikota Pariaman Mukhlis R. pada saat dialog dengan masyarakat Kota Pariaman dilapau gandoriah, Minggu 24 Oktober 2010.
Dalam dialog ini juga dihadiri oleh ketua DPRD Kota Pariaman, serta pemuka adat, alim ulama, serta cadiak pandai.
Dialog ini membahas bagaimana cara untuk memajukan Kota Pariaman kedepanya, memajukan pariwisata yang berlandaskan Islami. Orang dari manapun boleh datang dan berinfestasi di kota Pariaman.
“pariaman for the people, Pariaman terbuka untuk siapa pun, siapa pun yang datang ke Pariaman ini akan kita terima dengan baik, selagi tujuan kedatangannya tidak membuat kekacauan di pariaman, dan mereka juga boleh berionvestasi di kota pariaman ini”, ujar Walikota Pariaman.
Sesuai dengan yang disampaikan Walikota Pariaman, Ketua DPRD, Mardison mengatakan, “DPRD akan selalu mendukung kegiatan pemerintah, sepanjang kegiatan tersebut membangun kesejahteraan masyarakat”.
Pariaman for the people, itulah yang disampaikan Walikota Pariaman Mukhlis R. pada saat dialog dengan masyarakat Kota Pariaman dilapau gandoriah, Minggu 24 Oktober 2010.
Dalam dialog ini juga dihadiri oleh ketua DPRD Kota Pariaman, serta pemuka adat, alim ulama, serta cadiak pandai.
Dialog ini membahas bagaimana cara untuk memajukan Kota Pariaman kedepanya, memajukan pariwisata yang berlandaskan Islami. Orang dari manapun boleh datang dan berinfestasi di kota Pariaman.
“pariaman for the people, Pariaman terbuka untuk siapa pun, siapa pun yang datang ke Pariaman ini akan kita terima dengan baik, selagi tujuan kedatangannya tidak membuat kekacauan di pariaman, dan mereka juga boleh berionvestasi di kota pariaman ini”, ujar Walikota Pariaman.
Sesuai dengan yang disampaikan Walikota Pariaman, Ketua DPRD, Mardison mengatakan, “DPRD akan selalu mendukung kegiatan pemerintah, sepanjang kegiatan tersebut membangun kesejahteraan masyarakat”.
Selasa, 12 Oktober 2010
PARIAMAN GELAR JALAN KAKI SEDUNIA
Pariaman, 10 Oktober 2010
Pantai gandoriah Kota Pariaman, Minggu (10/10/2010) meriah. Ratusan warga yang terdiri anak-anak, remaja hingga orang tua penuh semangat dalam rangka mengikuti senam massal dan jalan kaki sedunia (World Walking Day) yang digelar Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah Raga Kota Pariaman.
Jalan kaki sedunia ini dilepas langsung oleh Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman dengan mengikuti rute dari pantai gandoriah melewati pantai cermin diteruskan ke lohong, kampung perak, simpang tabuik dan kembali lagi ke pantai gandoriah. Walau cuaca kurang mendukung tetapi masyarakat tetap antusias mengikuti acara, ini terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti olah raga jalan kaki sedunia ini.
Acara semakin meriah sebab juga diadakan door prize yang di sponsori oleh Askes. Hadiah berupa TV, kulkas, mesin cuci dan sepeda serta masih banyak hadiah lainnya yang diperebutkan peserta. Hadiah utama berupa mesin cuci diraih oleh Syarizal sementara itu sepeda di raih oleh Eri Gustian.
Pantai gandoriah Kota Pariaman, Minggu (10/10/2010) meriah. Ratusan warga yang terdiri anak-anak, remaja hingga orang tua penuh semangat dalam rangka mengikuti senam massal dan jalan kaki sedunia (World Walking Day) yang digelar Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah Raga Kota Pariaman.
Jalan kaki sedunia ini dilepas langsung oleh Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman dengan mengikuti rute dari pantai gandoriah melewati pantai cermin diteruskan ke lohong, kampung perak, simpang tabuik dan kembali lagi ke pantai gandoriah. Walau cuaca kurang mendukung tetapi masyarakat tetap antusias mengikuti acara, ini terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti olah raga jalan kaki sedunia ini.
Acara semakin meriah sebab juga diadakan door prize yang di sponsori oleh Askes. Hadiah berupa TV, kulkas, mesin cuci dan sepeda serta masih banyak hadiah lainnya yang diperebutkan peserta. Hadiah utama berupa mesin cuci diraih oleh Syarizal sementara itu sepeda di raih oleh Eri Gustian.
Rabu, 29 September 2010
KOTA LAYAK ANAK
Pariaman, 28 September 2010
Pesatnya perkembangan teknologi saat ini dan pertumbuhan kota yang pesat sering kali memberi dampak kurang baik bagi pertumbuhan anak, baik dari sisi sosial, kesehatan, kejiwaan, maupun lingkungan fisik yang kurang menguntungkan.
Lingkungan yang makin padat dan ramai mengakibatkan anak-anak makin kehilangan ruang yang aman dan tenang, baik untuk belajar maupun bermain. Itu terbukti dengan beberapa kejadian anak menjadi korban kecelakaan karena terpaksa harus bermain di jalan. Belum lagi jika kita harus uraikan satu per satu masalah anak di bidang sosial, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain.
Untuk itu pemerintah Kota Pariaman sebagai kota layak anak, telah melakukan langkah -langkah yang membantu perkembangan anak dengan baik. Dengan membangun taman bermain anak dan taman baca anak serta fasilitas-fasilitas yang menunjang pertumbuhan anak.
“Kita berharap kota pariaman menjadi kota layak anak secara optimal, dampaknya langsung terasa bagi anak-anak di Kota Pariaman”, kata Darmi,Spd, Kabid Pemberdyaan Perempuan BP2KB Kota Pariaman
Pesatnya perkembangan teknologi saat ini dan pertumbuhan kota yang pesat sering kali memberi dampak kurang baik bagi pertumbuhan anak, baik dari sisi sosial, kesehatan, kejiwaan, maupun lingkungan fisik yang kurang menguntungkan.
Lingkungan yang makin padat dan ramai mengakibatkan anak-anak makin kehilangan ruang yang aman dan tenang, baik untuk belajar maupun bermain. Itu terbukti dengan beberapa kejadian anak menjadi korban kecelakaan karena terpaksa harus bermain di jalan. Belum lagi jika kita harus uraikan satu per satu masalah anak di bidang sosial, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain.
Untuk itu pemerintah Kota Pariaman sebagai kota layak anak, telah melakukan langkah -langkah yang membantu perkembangan anak dengan baik. Dengan membangun taman bermain anak dan taman baca anak serta fasilitas-fasilitas yang menunjang pertumbuhan anak.
“Kita berharap kota pariaman menjadi kota layak anak secara optimal, dampaknya langsung terasa bagi anak-anak di Kota Pariaman”, kata Darmi,Spd, Kabid Pemberdyaan Perempuan BP2KB Kota Pariaman
Kamis, 23 September 2010
IMUNISASI SISWA SERENTAK KOTA PARIAMAN
Pariaman, 23 September 2010
Ini merupakan hari perdana dilaksanakannnya imunisasi Campak dan DPT di Kota Pariaman.
“Imunisasi akan dilaksanakan ke seluruh sekolah dasar dan sederajat yang berjumlah 77 sekolah yang berada di Kota pariaman. Siswa yang akan diberi imunisasi campak dalah siswa kelas 1 sampai kelas 3”, ungkap Kabid P2P DR. Anung Respati, M.KM
“Ini merupakan imunisasi lanjutan guna mencegah penyakit campak dan tetanus serta menambah kekebalan tubuh pada si anak” tambahnya.
Sebagai pelaksananya adalah puskesmas yang berada di kawasan masing-masing kecamatan dan puskesamas akan berkunjung ke sekolah-sekolah.
“Untuk itu, diharapkan kepada orang tua siswa dan siswa yang bersangkutan tidak takut untuk melakukan imunisasi, kesadaran bahwa tubuh kita butuh anti body untuk melawan kuman yang masuk kedalam tubuh”, tegasnya.
Ini merupakan hari perdana dilaksanakannnya imunisasi Campak dan DPT di Kota Pariaman.
“Imunisasi akan dilaksanakan ke seluruh sekolah dasar dan sederajat yang berjumlah 77 sekolah yang berada di Kota pariaman. Siswa yang akan diberi imunisasi campak dalah siswa kelas 1 sampai kelas 3”, ungkap Kabid P2P DR. Anung Respati, M.KM
“Ini merupakan imunisasi lanjutan guna mencegah penyakit campak dan tetanus serta menambah kekebalan tubuh pada si anak” tambahnya.
Sebagai pelaksananya adalah puskesmas yang berada di kawasan masing-masing kecamatan dan puskesamas akan berkunjung ke sekolah-sekolah.
“Untuk itu, diharapkan kepada orang tua siswa dan siswa yang bersangkutan tidak takut untuk melakukan imunisasi, kesadaran bahwa tubuh kita butuh anti body untuk melawan kuman yang masuk kedalam tubuh”, tegasnya.
DINAS KESEHATAN KOTA PARIAMAN MENGITIS CALON JEMAAH HAJI
Pariaman, 21 September 2010
Dinas kesehatan Kota Pariaman akan memvaksin 92 orang Calon Jemaah Haji. Vaksin yang akan diberikan merupakan vaksin meningitis yang akan dilaksanakan pada selasa depan (28/09) di Puskesmas Pauh Pariaman.
Vaksin meningitis ini wajib di berikan kepada seluruh calon jemaah haji baik pria maupun wanita, maka mau tidak mau vaksinasi harus dilakukan. Persoalannya, wanita hamil diberikan vaksin meningitis akan kontraksi dengan janin”, ungkap Kabid P2P Dr. Anung Respati M.KM
"Kalau sudah begitu ketentuannya, maka wanita hamil ditunda keberangkatannya," katanya.
“Selasa depan juga akan dilakukan pengecekan kesehatan calon jemaah haji untuk memastikan kondisi calon jemaah haji dalam keadaan sehat dan tidak mengidap penyakit yang akan membahayakan diri sendiri maupun jemaah lain”, tambahnya.
Dinas kesehatan Kota Pariaman akan memvaksin 92 orang Calon Jemaah Haji. Vaksin yang akan diberikan merupakan vaksin meningitis yang akan dilaksanakan pada selasa depan (28/09) di Puskesmas Pauh Pariaman.
Vaksin meningitis ini wajib di berikan kepada seluruh calon jemaah haji baik pria maupun wanita, maka mau tidak mau vaksinasi harus dilakukan. Persoalannya, wanita hamil diberikan vaksin meningitis akan kontraksi dengan janin”, ungkap Kabid P2P Dr. Anung Respati M.KM
"Kalau sudah begitu ketentuannya, maka wanita hamil ditunda keberangkatannya," katanya.
“Selasa depan juga akan dilakukan pengecekan kesehatan calon jemaah haji untuk memastikan kondisi calon jemaah haji dalam keadaan sehat dan tidak mengidap penyakit yang akan membahayakan diri sendiri maupun jemaah lain”, tambahnya.
Rabu, 22 September 2010
PESTA PANTAI DI KOTA PARIAMAN BERAKHIR
Pariaman, 19 September 2010
Pada hari minggu tanggal 19 September 2010 pesta pantai di Kota Pariaman tahun 2010 berakhir, setelah satu minggu di helat. Masyarakat yang datang masih terlihat ramai dengan membawa kerabat dan sanak famili.“ iko hari terakhir pesta pantai di pantai gandoriah, jadi wak bao keluarga untuk berlibur, lagian bisuak anak alah mulai sekolah”, ujar Ramlan, 46 tahun, pengunjung pesta pantai yang berasal dari santok.
Pesta pantai yang telah berlangsung selama satu minggu, telah di kunjungi oleh ribuan orang, baik dari dalam maupun dari luar Kota Pariaman. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi para pedagang yang ada di Kota Pariaman. Sebab dengan ramainya pengunjung penjualan mereka meningkat, “alhamdullah penjualan awak naik, dari tahun lalu, ujar Herman penjual sate di pantai gandoriah, “ dan kami harapkan tahun bisuak pengunjung diharapkan lebih banyak lagi”, tambahnnya
Selama pesta pantai tidak ada kejadian peristiwa yang merenggut korban jiwa, karena sebelumnya pemerintah Kota Pariaman telah menyiapkan perencanaan dengan matang dengan melakukan pengamanan yang ketat baik dari segi peralatan dan keamanan bagi para pengunjung, dengan menempatkan petugas-petugas keamanan pantai, seperti Polisi, Satpol PP, Tim SAR, serta dari Dinas Perhubungan.
Pada hari minggu tanggal 19 September 2010 pesta pantai di Kota Pariaman tahun 2010 berakhir, setelah satu minggu di helat. Masyarakat yang datang masih terlihat ramai dengan membawa kerabat dan sanak famili.“ iko hari terakhir pesta pantai di pantai gandoriah, jadi wak bao keluarga untuk berlibur, lagian bisuak anak alah mulai sekolah”, ujar Ramlan, 46 tahun, pengunjung pesta pantai yang berasal dari santok.
Pesta pantai yang telah berlangsung selama satu minggu, telah di kunjungi oleh ribuan orang, baik dari dalam maupun dari luar Kota Pariaman. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi para pedagang yang ada di Kota Pariaman. Sebab dengan ramainya pengunjung penjualan mereka meningkat, “alhamdullah penjualan awak naik, dari tahun lalu, ujar Herman penjual sate di pantai gandoriah, “ dan kami harapkan tahun bisuak pengunjung diharapkan lebih banyak lagi”, tambahnnya
Selama pesta pantai tidak ada kejadian peristiwa yang merenggut korban jiwa, karena sebelumnya pemerintah Kota Pariaman telah menyiapkan perencanaan dengan matang dengan melakukan pengamanan yang ketat baik dari segi peralatan dan keamanan bagi para pengunjung, dengan menempatkan petugas-petugas keamanan pantai, seperti Polisi, Satpol PP, Tim SAR, serta dari Dinas Perhubungan.
Langganan:
Postingan (Atom)